Reporter : Agus/Pemkab Lamonga
Lamongan GUNTUR,- Dalam kurun waktu lima tahun atau sejak di mulai tahun 2007, proyek program PNPM mandiri pedesaan di Lamongan telah melaksanakan pembangunan di 990 lokasi dan mendirikan 255 unit bangunan lainnya.
Fasilitas dan infrastruktur yang dilaksanakan pembangunannya tersebut antara lain berupa sarana dan prasarana jalan, jembatan, fasilitas air bersih, pembangunan saluran irigasi, gedung sekolah dan juga pasar desa.
Setidaknya hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Lamongan MS. Heruwidi dalam sambutannya pada acara halal bihalal keluarga besar pelaku PNPM – MPd dan Bapemas, di Sabha Dyaksa setempat.
“Dalam kurun waktu lima tahun atau sejak di mulai tahun 2007, proyek program PNPM mandiri pedesaan telah menjangkau pembangunan di sebanyak 990 lokasi dan pembangunan fasilitas dan infrastrukturnya sebanyak 255 unit,” ujarnya.
Data dari Bapemas menyebutkan, apabila diakumulasikan dan dirinci semua kegiatan PNPM mandiri pedesaan sampai dengan saat ini telah dapat melaksanakan pembangunan sarana jalan desa dan sarana jalan antar desa yakni sebanyak 863 lokasi, jembatan beton sebanyak 25 lokasi, pasar desa sebanyak 12 unit. Kemudian pembuatan saluran irigasi dan drainase di 80 lokasi, pembangunan gedung TK dan PAUD sebanyak 137 unit, pembangunan Poskesdes sebanyak 79 unit dan sarana air bersih sebanyak 27 unit.
“Sesuai dengan kebutuhan dan permintaan warga setempat, pembangunan fasilitas air bersih tersebut sepanjang 43.603 meter atau sekitar 43 kilometer,” ujarnya di hadapan Bupati Lamongan Fadeli yang juga turut hadir pada acara itu.
Selanjutnya pihaknya juga mengungkapkan telah melakukan pembangunan sarana dan prasarana pendukung di 22 lokasi. Sedangkan ruas jalan yang sudah dibangun mulai tahun 2008 melalui program PNPM mandiri pedesaan tersebut adalah sepanjang 372.920 meter.
“Jarak tersebut seperti Lamongan - Semarang atau sejauh 373 kilometer,” katanya. “Tahun ini kucuran dana dari pusat untuk PNPM mandiri sebesar Rp 27 miliar, mudah-mudahan tahun mendatang bisa dua kali lipatnya atau Rp 50 milyar,” ujarnya optimis.
Bupati Fadeli dalam sambutannya mengatakan, kegiatan PNPM mandiri sangat membantu bidang-bidang yang sangat prioritas dan mendukung kesejahteraan masyarakat Lamongan.
“Proyek fisiknya program PNPM madiri pedesaan itu sama hebatnya dengan proyek pembangunan yang ada di pemerintahan. Selain itu kualitas garapannya juga cukup bagus, tak kalah pentingnya adalah program yang dilaksanakannya sinergi dengan kita,” tandasnya. Hadir sebanyak 400 orang dalam acara itu.
0 komentar:
Posting Komentar