Latest Post

Pabrikan Paving Di Bojonegoro Harus Sesuai Standart PU

Written By Unknown on Selasa, 18 September 2012 | 11.14

Reporter : Agus/Ya'kub
Bojonegoro Guntur,- Program Pavingisasi di Bojonegoro Hampir 100 persen sukses di jalankan oleh PEMKAB Bojonegoro dan bekerja sama dengan PU Kabupaten Bojonegoro,Tapi di sisi lain Kwalitas dan cara pemasangannya kurang memuaskan masyarakat Bojonegoro.

Ir.Andi Tjandra selaku Kepala PU Kabupaten Bojonegoro kepada Guntur dan Madani FM menjelaskan akibat ketidakpuasan masyarakat Bojonegoro tentang jalan paving adalah tidak lepas dari kenakalan para pabrikan Pembuat Paving yang ada di Kabupaten Bojonegoro karena kurang menjaga Kualitasnya.

"untuk menjaga kualitas akan hasil Paving yang di cetak oleh pabrikan Lokal yang ada di Bojonegoro,pihak PU setiap tiga bulan sekali mengambil sampling (Contoh,Red) ke pabrikan-pabrikan yang ada di Bojonegoro untuk di uji di Lab PU untuk mengetahui Kualitasnya,Ujar Andi".

Lima Tahun, PNPM Bangun Di 990 Lokasi

Reporter : Agus/Pemkab Lamonga

Lamongan GUNTUR,- Dalam kurun waktu lima tahun atau sejak di mulai tahun 2007, proyek program PNPM mandiri pedesaan di Lamongan telah melaksanakan pembangunan di 990 lokasi dan mendirikan 255 unit bangunan lainnya. 

Fasilitas dan infrastruktur yang dilaksanakan pembangunannya tersebut antara lain berupa sarana dan prasarana jalan, jembatan, fasilitas air bersih, pembangunan saluran irigasi, gedung sekolah dan juga pasar desa.

Setidaknya hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Lamongan MS. Heruwidi dalam sambutannya pada acara halal bihalal keluarga besar pelaku PNPM – MPd dan Bapemas, di Sabha Dyaksa setempat. 

“Dalam kurun waktu lima tahun atau sejak di mulai tahun 2007, proyek program PNPM mandiri pedesaan telah menjangkau pembangunan di sebanyak 990 lokasi dan pembangunan fasilitas dan infrastrukturnya sebanyak 255 unit,” ujarnya. 

Data dari Bapemas menyebutkan, apabila diakumulasikan dan dirinci semua kegiatan PNPM mandiri pedesaan sampai dengan saat ini telah dapat melaksanakan pembangunan sarana jalan desa dan sarana jalan antar desa yakni sebanyak 863 lokasi, jembatan beton sebanyak 25 lokasi, pasar desa sebanyak 12 unit. Kemudian pembuatan saluran irigasi dan drainase di 80 lokasi, pembangunan gedung TK dan PAUD sebanyak 137 unit, pembangunan Poskesdes sebanyak 79 unit dan sarana air bersih sebanyak 27 unit.

“Sesuai dengan kebutuhan dan permintaan warga setempat, pembangunan fasilitas air bersih tersebut sepanjang 43.603 meter atau sekitar 43 kilometer,” ujarnya di hadapan Bupati Lamongan Fadeli yang juga turut hadir pada acara itu. 

Selanjutnya pihaknya juga mengungkapkan telah melakukan pembangunan sarana dan prasarana pendukung di 22 lokasi. Sedangkan ruas jalan yang sudah dibangun mulai tahun 2008 melalui program PNPM mandiri pedesaan tersebut adalah sepanjang 372.920 meter. 

“Jarak tersebut seperti Lamongan - Semarang atau sejauh 373 kilometer,” katanya. “Tahun ini kucuran dana dari pusat untuk PNPM mandiri sebesar Rp 27 miliar, mudah-mudahan tahun mendatang bisa dua kali lipatnya atau Rp 50 milyar,” ujarnya optimis. 

Bupati Fadeli dalam sambutannya mengatakan, kegiatan PNPM mandiri sangat membantu bidang-bidang yang sangat prioritas dan mendukung kesejahteraan masyarakat Lamongan. 

“Proyek fisiknya program PNPM madiri pedesaan itu sama hebatnya dengan proyek pembangunan yang ada di pemerintahan. Selain itu kualitas garapannya juga cukup bagus, tak kalah pentingnya adalah program yang dilaksanakannya sinergi dengan kita,” tandasnya. Hadir sebanyak 400 orang dalam acara itu.

5 Motif Terbaru Batik Jonegoroan

Reporter : Agus
Bojonegoro Guntur,- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu malam, memperkenalkan lima motif batik baru, sebagai usaha mengembangkan batik

"Jonegoroan di wilayah setempat.Ketua Dekranasda Bojonegoro Ny. Mahfudzoh Suyoto, Sabtu, mengatakan, lima motif baru yaitu "Pelem-pelem Suminar, "Sekar Rosella", "Woh Roning Pisang", "Surya Salak Kartika", dan "Belimbing Lining Limo", merupakan hasil pemenang lomba desain batik. Lima motif baru ini, katanya, akan menambah lima motif batik "Jonegoroan" yang sebelumnya sudah ada yang jumlahnya sembilan motif.

"Pengembangannya memang belum banyak, baru lima motif," katanya.Ia mengharapkan, masyarakat bisa menikmati lima motif batik baru yang baru diperkenalkan tersebut. "Pemasarannya juga kita tempatkan di lokasi kerajinan Dekranasda di Jalan Gajahmada Bojonegoro," katanya, dengan nada berpromosi.Sebelum itu, Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Setyo Hartono, yang membuka perkenalan lima motif batik baru itu meminta, masyarakat bisa mengembangkan batik "Jonegoroan" dengan menciptakan desain baru. 

 "Dengan adanya desain baru, batik "Jonegoroan" bisa berkembang dan bersaing di pasaran," katanya, menegaskan.Secara terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Suismoyo menyatakan, lima motif batik baru itu, secara serentak langsung diproduksi sebanyak 12 perajin batik "Jonegoroan", yang lokasinya ada di Desa Jono, Kecamatan Temayang, juga di tempat lainnya. 

"Pemasarannya juga kita kembangkan hingga Surabaya, juga Kalimantan," katanya, mengungkapkan.Perkenalan lima motif batik baru itu, selain diisi dengan penjualan pakaian dan kain lima motif batik baru, sekaligus juga diperagakan sejumlah pakaian batik yang digarap Arva Mode Bojonegoro.

"Harga kain batik motif baru dengan ukuran 2 meter lebar 115 centimeter mulai Rp70 ribu hingga Rp175 ribu/potong," kata seorang penjual batik.

KEMENAG KAB. BOJONEGORO GELAR PELATIHAN JURNALISTIK

Reporter : Agus/Hadi
Bojonegoro Guntur, – Kantor Kementerian Agama Kab. Bojonegoro menggelar pelatihan jurnalistik untuk pegawai dilingkungan Kankemenag Kab. Bojonegoro, acara tersebut di buka oleh Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Bojonegoro, Masrukhin, S.Ag, M.Si. Kegiatan pelatihan Jurnalistik yang diikuti oleh 50 peserta tersebut bertemakan “Peran dan Usaha Aparatur Pemerintah dalam Membangun dan Mengembangkan Profesionalisme Melalui Dunia Jurnalistik”. Acara tersebut digelar di aula kantor Kementerian Agama Kab. Bojonegoro Jalan Patimura nomor 7 Bojonegoro dengan tujuan untuk melatih aparatur pemerintah yang professional dan dapat dihandalkan di bidang Kehumasan, sehingga dapat memberikan citra positif di kalangan masyarakat. Pelatihan ini menghadirkan nara sumber dari Kanwil Kemenag Prov. Jatim, H.N.Y. Shirotol Mustaqim, MA yang telah menjelaskan materi seputar dasar-dasar jurnalistik dan tekhnik-tekhnik dalam wawancara, peserta juga di ajak praktek langsung menulis berita, sampai menyajikan berita di situs web Kementerian Agama. Acara yang merupakan rangkaian kegiatan di bidang kehumasan tersebut berlangsung dalam suasana kondusif. Para peserta yang merupakan pegawai yang terdapat di Satuan Kerja (satker) dan KUA di lingkungan Kankemenag Kab. Bojonegoro tersebut sangat antusias melakukan diskusi interaktif dengan nara sumber. Shirot mengharapkan dengan adanya kegiatan ini aparatur pemerintah yang ditugasi dalam bidang kehumasan mampu menjadi fasilitator bagi PNS lain di satuan kerjanya masing-masing dan berupaya membentuk kelompok yang aktif dan partisipatif dalam hal-hal yang berhubungan dengan jurnalistik. “Pertempuran yang sesungguhnya saat ini sering kali terjadi di internet. Oleh sebab itu selain harus menguasai media, aparatur pemerintah juga dituntut memiliki kemampuan menulis, karena dengan menulis kita bisa mempengaruhi opini publik,” kata beliau.(Ag/Hd)

Petani gak mau Merugi Tembakau Tetap di Jual Murah

Reporter : Agus Setiyadi
Bojonegoro Guntur,-- Sejumlah petani Tembakau di Desa Simorejo Kecamatan Kanor,di musim tembakau tahun ini banyak yang merugi di karenakan harga tembakau yang sangat rendah,rendahnya harga tembakau di rasakan oleh Sagoh warga Dusun Patoman Desa Simorejo Kecamatan Kanor. "Walaupun tembakau tahun ini harganya rendah tapi demi untuk memenuhi ekonomi keluarga,saya tetap menjualnya,soalnya selain faktor ekonomi juga di sebabkan karena tembakau juga tidak bisa di tahan lama-lama,mas ujar sagoh". Kejadian serupa juga di alami oleh warti Warga Desa Sembong Lor Kecamatan Baureno,bahkan yang di alami oleh warti sangat parah,karena sampai sekarang pun tembakau yang harusnya sudah masa petik 4 kali sampai sekarangpun belum di petik,dengan alasan dari pada saya petik dan harga jual masih rendah,mending tak biarkan aja mas,kata warti kepada wartawan Guntur. Semua petani tembakau mengharap agar pemerintah Kabupaten Bojonegoro Khususnya,agar secepatnya sedikit memaksa kepada pabrikan agar harga tembakau segera stabil agar tidak merugikan para petani tembakau,atau kalo tidak harga tembakau di buatkan HPP (Harga Pokok Pembelian) seperti HPP Padi atau yang lainnya,ujar warti menambahkan. (Agus)

Harga Sembako Masih Belum Stabil

Reporter : Agus/Hadi
Bojonegoro Guntur – Kebutuhan bahan makanan pasca lebaran tahun ini masih belum juga mengalami penurunan, khususnya pada jenis beras, kedelai, dan jagung. Rata-rata masih diatas 7.000 sampai 7.500 per kilo gramnya dari berbagai jenis. Seperti diungkapkan Solikhin (57), pedagang bahan pokok makanan di pasar Sumberrejo tersebut, bahwa ia mengeluhkan harga sembako yang tak kunjung turun dan stabil seperti hari-hari biasa, “belum stabil mas, ya setelah hari raya kemarin sudah turun, tapi hanya sedikit”.bebernya. Hal senada juga diungkapkan Aminah (40), ia juga mengeluhkan mengenai harga sembako yang belum turun hingga saat ini,”semua masih seperti kemarin,(bulan Ramadan,red)”,cetusnya. Untuk harga kedelai, saat ini masih 7.600 hingga 7.800, sedangkan untuk harga beras masih tetap, 7.000 sampai 7.200 per kilo gramnya.[had/Akbr]

Partai GOLKAR akan Ganti Calon baru

Reporter : Agus
Bojonegoro Guntur - DPD Partai Golkar Bojonegoro,ancang-ancang mengganti bakal calon wakil bupati(cawabup)Agus Hariyanto,dengan Kol.(Pur)Budiyanto,yang akan mendampingi H.M.Thalhah di dalam pilkada. Ketua Tim Sukses Pilkada Partai Golkar Bojonegoro Mashadi,mengatakan,keputusan mengganti Agus Hariyanto, dengan Kol. (Pur) Budiyanto,sudah mendapatkan persetujuan PKPB yang mendukung Partai Golkar di dalam pilkada. Pertimbangannya, lanjutnya, Agus Hariyanto, tidak memenuhi komitmen dengan PKPB yang ikut mendukung pasangan H.M.Thalhah-Agus Hariyanto. "Kita sudah menunggu komitmen Agus Hariyanto, tapi tidak ada kejelasan hingga Rabu (29/8) tengah malam,"katanya,tanpa merinci komitmen yang dimaksud. Mengenai pergantian bakal calon wakil bupati Agus Hariyanto itu, menurut dia, sudah dikomunikasikan dengan PDI P yang mengeluarkan rekomendasi pencalonannya sebagai bakal cawabup mendampingi H.M.Thalhah. "Kita sudah memastikan mengambil sikap, tapi tunggu saja tanggal 2 September, di akhir perbaikan berkas persyaratan administrasi, penggantinya akan didaftarkan ke KPU," kata Plt DPD Partai Golkar Bojonegoro Nasuka, usai melakukan pertemuan dengan Ketua DPC PDI P Budi Irawanto yang didampingi wakilnya Mugi Waluyo, dan wakil sekretaris Donny Bayu Setiawan. Meski demikian, menurut dia, partainya tidak akan mencabut kesepakatan awal di dalam pilkada, yang akan berkoalisi dengan PDI P. "Kita tetap menghormati koalisi dengan PDI P," cetusnya. Ketua DPC PDI P Budi Irawanto dan wakilnya Mugi Waluyo, usai pertemuan tidak bersedia memberikan keterangan dan langsung meninggalkan lokasi pertemuan di kediaman H.M Thalhah itu. Dimintai konfirmasi Bakal Calon Bupati (Cabup) DPD Partai Golkar H.M. Thalhah, mengatakan, pertemuan dengan jajaran DPC PDI P itu, sifatnya hanya koordinasi. "Namanya koalisi kan harus koordinasi," ucapnya, singkat. (Ag/Bj)

SEPUTAR PILKADA

Label 2

Label 3

PERISTIWA
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog Gaweane Agus Kuprit - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger